
NAGEKEO — Bencana gempa bumi yang menimpa Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak hanya merusak bangunan rumah dan fasilitas umum, tetapi juga menimbulkan rasa cemas bagi masyarakat, khususnya anak-anak. Memasuki hari ke-33 pascabencana, para relawan dari LAZ Sembada terus bekerja di lapangan untuk meringankan beban warga terdampak.
Sebagai wujud perhatian pada kondisi psikologis warga, tim relawan mendampingi SD Katolik Nggolonio di Kabupaten Nagekeo, NTT. Kehadiran para relawan bertujuan untuk memberikan pendampingan psikososial atau menghibur anak-anak dalam proses pemulihan trauma (trauma healing).
Sebanyak 110 siswa dan 10 guru mengikuti kegiatan yang berlangsung hangat ini. Melalui permainan edukatif, cerita interaktif, dan sesi kebersamaan, para relawan mengajak anak-anak untuk kembali tersenyum serta menguraikan rasa takut yang sempat mereka rasakan.
Para guru menyambut baik kegiatan ini. Mereka menilai kehadiran relawan sangat membantu mengembalikan semangat belajar anak-anak di sekolah di tengah situasi yang belum sepenuhnya pulih.
LAZ Sembada berkomitmen untuk terus mendampingi langkah warga terdampak Gempa NTT melalui berbagai bentuk bantuan kemanusiaan. Tidak hanya memenuhi kebutuhan pokok, LAZ Sembada juga memprioritaskan penguatan mental anak-anak agar mereka dapat kembali belajar dengan tenang.
Mari Bersama Menguatkan Saudara Kita di NTT!
Perjalanan untuk pulih sepenuhnya masih membutuhkan waktu dan perhatian kita bersama. Salurkan donasi terbaik Anda melalui LAZ Sembada untuk membantu penyediaan kebutuhan dan pemulihan pascabencana.
